Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Prinsip dalam Memberi (Bagian 1)

  Makna Frasa “Menabur sedikit menuai sedikit- Menabur banyak menuai banyak” Bagian 1 : Prinsip dalam Memberi Pdt. Naysalmin Lumbaa, M.Th Konteks ayat ini berbicara tentang pemberian yang dilakukan oleh jemaat Korintus, atau orang-orang Akhaya, dalam pengumpulan dana untuk menolong jemaat di Yerusalem. Jemaat Yerusalem saat itu sedang mengalami kesusahan, dan Paulus mengorganisir dukungan dari gereja-gereja lain sebagai wujud solidaritas tubuh Kristus. Paulus mendorong jemaat di Korintus untuk terlibat dalam pekerjaan Tuhan ini, sebagai bukti kemurahan hati mereka dalam menolong jemaat Yerusalem yang adalah sesama anggota tubuh Kristus. Penekanan Paulus sangat jelas: pemberian itu harus dilakukan dengan sukacita, bukan dengan paksaan. Salah satu bagian yang sering disalahpahami atau ditafsirkan secara keliru adalah ayat 6. Ayat ini kerap digunakan untuk mendorong jemaat memberikan persembahan uang dalam jumlah besar dengan janji bahwa mereka pasti akan menuai hasil yang b...

Makna Teologis Pujian Bala Tentara Surga (Eksosisi Lukas 2:14)

  Makna Teologis Pujian Bala Tentara Surga Ekposisi Lukas 2:14 Pdt. Naysalmin Lumbaa, M. Th Pujian bala tentara surga dalam Lukas 2:14 menegaskan dua pokok teologis yang penting. Pertama: Kemuliaan bagi Allah (Luk. 2:14a) NA28: δόξα ἐν ὑψίστοις θεῷ ( doxa en hypsistois theō ). TB: “Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi.” TSI3: “Kemuliaan bagi Allah di tingkat surga yang tertinggi!” VMD: “Kemuliaan bagi Allah di surga.” Kata kemuliaan diterjemahkan dari kata Yunani δόξα ( doxa ), yang berarti kemuliaan atau keagungan sebagai perwujudan kuasa Allah yang luar biasa, serta reputasi yang unggul (Friberg, Timothy; Friberg, Barbara; Miller, n.d. BibleWorks, Luk. 2:14, “doxa") . Kata ini juga dapat diterjemahkan sebagai kehormatan (Newman, n.d.) . Kelahiran Kristus merupakan cara Allah menyatakan kemuliaan-Nya kepada manusia yang berdosa, dan pada saat yang sama mendatangkan kemuliaan bagi Allah sendiri. Melalui pertobatan manusia yang berdosa dan penerima...

Perjalanan Iman Para Gembala Bagian 4: Bertumbuh karena Pujian Kepada Tuhan

  Perjalanan Iman Para Gembala Bagian 4: Bertumbuh karena Pujian Kepada Tuhan Lukas 2: 13-14 Pdt. Naysalmin Lumbaa, M.Th   Pada bagian keempat ini akan diuraikan bagaimana iman para gembala terus mengalami pertumbuhan, sehingga mereka semakin rindu untuk bertemu dengan Yesus Sang Juruselamat. Penekanan khusus diberikan pada Lukas 2:13–14 sebagai bagian penting dalam dinamika pertumbuhan iman mereka. 1. Iman Para Gembala Diteguhkan oleh Pujian Sorgawi Para gembala tidak hanya mendengar pemberitaan dari seorang malaikat, tetapi pemberitaan tersebut juga diteguhkan oleh pujian sorgawi, yaitu pujian dari bala tentara surga. Ayat 13 menjelaskan bahwa setelah berita tentang kelahiran Yesus disampaikan, tiba-tiba muncullah bala tentara surga yang memuji Allah. Ungkapan “bala tentara surga” diterjemahkan dari frasa Yunani πλῆθος στρατιᾶς οὐρανίου . Kata πλῆθος (dari pleto) berarti sekumpulan besar orang atau sesuatu; kerumunan; jumlah yang sangat banyak; himpunan atau...

Perjalanan Iman Para Gembala Bagian 3: Usaha Para Gembala Bertemu Kristus

  Perjalanan Iman Para Gembala Bagian 3: Usaha Para Gembala Bertemu Kristus Eksposisi Lukas 2:12, 15-16 Oleh Pdt. Naysalmin Lumbaa   Pada bagian ketiga ini akan diuraikan tentang bagaimana usaha para gembala untuk bertemu Kristus, sehingga akhirnya mereka sungguh-sungguh berjumpa dengan Yesus. Dari kisah ini, terdapat tiga hal penting yang dapat dipelajari dari usaha para gembala dalam perjumpaan mereka dengan Kristus. 1.       Menunjukkan Usaha Sungguh-sungguh untuk Mencari Pada ayat 12, malaikat memberikan tanda kepada para gembala. Setelah mereka menerima tanda itu, mereka pergi ke Betlehem untuk menemui Bayi Yesus. Mereka menjumpai bayi itu tepat seperti (sesuai) dengan pemberitaan malaikat: “Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.” Perlu digarisbawahi bahwa malaikat hanya memberikan tiga petunjuk kepada para gembala: (1)          ...