Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

KASIH ALLAH

  KASIH ALLAH 1 Yohanes 4:9 (TB) “Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.” Oleh: Pdt. Dr. Naysalmin Lumbaa, M.Th Rasul Yohanes menuliskan bagian ini kepada jemaat untuk menegaskan pentingnya hidup dalam kasih. Ini adalah suatu bagian pastoral dan pengajaran bagi orang percaya, bagaimana membangun relasi dengan sesama. Yohanes menegaskan bahwa kasih antar sesama tidak bersumber dari manusia itu sendiri, melainkan berasal dari Allah. Pada ayat 8 ditegaskan bahwa Allah adalah kasih. Pernyataan ini menunjukkan bahwa kasih bukan sekadar salah satu sifat Allah, melainkan bagian dari hakikat-Nya. Mattew Hendry mengatakan bahwa “kodrat dan jati diri-Nya adalah kasih, kehendak dan pekerjaan-Nya terutama adalah kasih” [1] .Artinya, kasih merupakan natur Allah yang dinyatakan secara nyata dalam relasi-Nya dengan manusia. Istilah “kasih” dalam bagian ini berasal da...

IDENTITAS KRISTEN: SEBAGAI TERANG DUNIA

  IDENTITAS KRISTEN: TERANG DUNIA “Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi” (Matius 5:14 TB). Pdt. Dr. Naysalmin Lumbaa, M.Th Ayat ini merupakan bagian dari pengajaran Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya dalam Khotbah di Bukit . Dalam konteks ini, Yesus memberikan dua identitas penting kepada para murid, yaitu sebagai garam dunia dan terang dunia. Secara khusus dalam ayat 14, Yesus menyatakan, “Kamu adalah terang dunia.” Kata “kamu” di sini bersifat jamak, menunjuk kepada seluruh murid, bukan hanya individu tertentu. Ini menunjukkan bahwa identitas sebagai terang adalah panggilan kolektif bagi semua pengikut Kristus. Penyebutan murid sebagai terang dunia tidak berarti bahwa mereka adalah sumber terang itu sendiri. Sebaliknya, ini adalah status yang mereka miliki karena relasi mereka dengan Kristus. Sumber terang yang sejati adalah Kristus sendiri. Hal ini ditegaskan dalam Injil Yohanes 8:12, ketika Yesus berkata, “Akulah terang du...